107 ASN Memasuki Masa Pensiun, Pemkab Berdayakan Tenaga Honorer dan Usul 325 Formasi CPNS

107 ASN  Memasuki Masa Pensiun, Pemkab  Berdayakan Tenaga Honorer dan Usul 325 Formasi CPNS

MEDIA CENTER ROHUL:  Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menyebutkan setiap tahun jumlah aparatur sipil negara (ASN) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah Rohul yang pensiun atau purna bhakti berkisar 90-100 orang.

Sementara sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tidak ada membuka seleksi penerimaan CPNS. Dalam artian dalam kurun 8 (delapan) tahun sampai tahun 2017 pemerintah daerah tidak ada menerima CPNS.

‘’Kalau dirata-ratakan setiap tahun 100 orang, ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Rohul yang pensiun, dalam waktu 8 tahun, ada 700 orang ASN yang purn bhakti. Dengan sendirinya, pemerintah daerah mengalami kekurangan ASN di masing masing OPD Rohul,’’ ungkap Kepala BKPP Rohul Muhammad Zaki S.STP kepada wartawan, Selasa (3/7/2018), terkait ASN dilingkungan Pemkab Rohul yang pensiun.

Menurutnya, pada tahun ini, sebanyak 107 ASN di seluruh  OPD Rohul yang pensiun, terdiri dari pejabat struktural, tenaga guru dan kesehatan.

Sementara pada tahun 2017 lalu, jumlah ASN yang pensiun sebanyak 110 orang termasuk pensiun janda duda. Dengan tidak adanya penerimaan CPNS dalam tujuh tahun terakhir.

Zaki menyebutkan, untuk menutupi kekurangan ASN di masing-masing OPD Rohul, pemerintah daerah masih memberdayakan tenaga honorer dalam melaksanakan tupoksi dan program kegiatan yang ada di OPD.

Disinggung berapa usulan formasi CPNS yang diajukan ke Kementerian PAN dan RB tahun ini, Zaki menjelaskan, sebelumnya BKPP Rohul telah mengusulkan Formasi CPNS sesuai dengan kebutuhan Pemkab Rohul ke Pusat sekitar 3 ribu lebih.

Namun pihak Kementerian PAN dan RB, menganjurkan untuk dilakukan pengurangan. Sehingga formasi CPNS umum yang diusulkan  sebanyak 325 orang.

Dari jumlah formasi umum CPNS yang diajukan tersebut, terangnya, 60 persenya merupakan tenaga pendidik, ‎30 persen tenaga kesehatan, dan sisanya 10 persen merupakan tenaga Teknis.

‘’Kita sudah menjelaskan ke Kementerian PAN dan RB, setiap tahunnya ASN di seluruh OPD Rohul yang pensiun  sekitar 90-100 orang, sejak tahun 2010 lalu. Sementara Pemkab Rohul tidak ada menerima pembukaan CPNS. Sehingga setiap tahun jumlah ASN di Rohul berkurang,’’ ujarnya

Kendati telah dijelaskan kondisi kekurangan ASN dilingkungan Pemkab Rohul ke Kementerian PAN RB, tambah Zaki, namun formasi CPNS yang diusulkan dari 3 ribu menjadi 325 orang. Pengurangan formasi itu, mungkin dikarenakan alasan kemampuan keuangan Negara. 

‘’Kementerian PAN dan RB meminta daerah, setiap tahunnya untuk mengajukan usulan Formasi CPNS yang dibutuhkan,’’ sebutnya.

Artikel Terkait