Bawaslu Rohul Bentuk Satgas Anti Money Politik

Bawaslu Rohul Bentuk Satgas Anti Money Politik

MEDIA CENTER ROHUL-  Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Bentuk Satgas  Anti money Politik di Taman Kota Pasir Pengeraian, Minggu (14/4/2019).

Ketua Bawaslu Rohul Fajrul Islami Damsir menjelaskan, Satgas anti money politik ini melibatkan sebanyak 1.710 personel yang terdiri dari 1.515 Pengawas TPS , 145 orang Pengawas desa, 48 Panwascam dan 5 komisioner Bawaslu. Dalam menjalan tugas,  satgas anti money politik ini juga dilengkapi 6 kendaraan operasional yang digunakan untuk melakukan patroli.

"Penanganan pelaku money politk bawaslu nantinya tetap mengacu kepada undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu. diharapkan keberadaan satgas ini dapat mempersempit para pelaku money politik sehingga proses pemilu dapat berjalan jujur bebas dan adil tanpa dipengaruhi uang," harap Fajrul

Sementara itu, Sekda Rohul H. Abdul haris. S.Sos M.Si,  mengapresiasi langkah dari Bawaslu Rohul yang membetuk satgas anti money politik ini.  menurutnya politik uang merupakan instrumen perusak sendi demokrasi yang harus di berantas.

"Politik uang merusak sendi demokrasi kita. Kita berharap kepada masyaraat betul betul berpikir bijak dalam melaksankaan pemilu ini. benar benar melakukan hak kita tanpa pengaruh dan dilandasi poltik uang sehingga pemilu ini menghasilkan pemimpin yang berintegritas," Jelas Sekda.

Sekda menjelaskan, masyarakat Rohul khususnya golongan menengah ke atas umumnya sudah cerdas dan tidak terpengaruh terhadap praktik curang money politik. Namun sebagian masyarakat Rohul yang berada di daerah sulit akses informasi praktik-praktik semacam ini masih subur.

"Praktek money politik ini harus mulai di hilangkan, sehingga kita berharap tidak lagi terjadi pada saat kontestasi pemilu," pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

Artikel Terkait