Halal Bi Halal, Suku Moniliang Tingkatkan Rasa Persaudaraan dan Kekeluargaan

Halal Bi Halal, Suku Moniliang Tingkatkan Rasa Persaudaraan dan Kekeluargaan

MEDIA CENTER ROHUL: Masih dalam suasana Bulan Syawal dalam momentum lebaran Idul Fitri 1439 H, untuk mempererat silaturahmi antara Datuk adat, ninik mamak dan anak Kemenakan, Suku Moniliang Luhak Kepenuhan menggelar Halal Bi Halal, yang dipusatkan di Desa Kepenuhan Hulu, Kec. Kepenuhan Hulu, Rohul, Ahad (1/7/2018).

Dalam acara itu turut juga dihadiri Datuk Banda Daman Huri, Pucuk Suku, Datuk-Datuk Adat, Ninik Mamak Adat, Anak Kemenakan, Tokoh Agama dan ratusan masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Kepenuhan Hulu H. Junizar S.Sos yang bergelar Datuk Pomangku Bumi itu mengaku Acara Halal bi Halal Suku Moniliang merupakan kegiatan yang sangat positif dan perlu ditingkatkan dan dilestarikan, karena selain untuk memupuk rasa ukhuwah islamiah juga sangat membantu program Pemerintah untuk terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis.

Junizar mengapresiasi kepada Pimpinan Pucuk Suku dan Keluarga Besar Suku Moniliang yang telah mentradisikan acara halal bihalal dengan harapan untuk meningkatkan rasa persaudaraan dalam kebersamaan dan pererat silaturrahmi.

"Tradisi halal bi halal Suku Moniliang ini harus dipertahankan untuk terus menjaga silaturahmi dan kebersamaan antara Ninik Mamak Adat dengan anak kemenakan,"jelasnya.

Selain itu, Junizar juga berharap untuk menggalakkan dan mengaktifkan kegiatan keagamaan baik itu di Surau-surau, Mushalla dan Masjid terutama bagi generasi muda dan anak kemenakan.

"Benteng terakhir untuk menyelamatkan generasi muda dan anak kemenakan kita dari pengaruh era moderen saat ini adalah agama, kalau bukan kita yang menjaga anak-anak kita siapa lagi. Makanya kegiatan keagamaan harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak kita," pintanya

Salah satu kegiatan positif yang harus dilakukan, kata Junizar, dengan mengaktifkan kegiatan keagamaan di Mesjid dan Mushalla sehingga generasi muda dan anak kemenakan akan selamat dari pengaruh apapun itu.

“Kepada Anak kemenakan buatlah kegiatan-kegiatan yang postif, seperti kegiatan keagamaan dan aktif mengikuti kegiatan-kegiatan Adat. Melalui silaturahmi ini terus kita jaga dan kebersamaan membangun kampung kita ini, Suku Moniliang juga harus ikut berperan," tegasnya.

Artikel Terkait