Harkitnas Ke 110 , Kalapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Kukuhkan Pasukan Bhakti Merah Putih

Harkitnas Ke 110 , Kalapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Kukuhkan Pasukan Bhakti Merah Putih

MEDIA CENTER ROHUL:  Momentum pelaksanaan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 110, Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian mengukuhkan pasukan Narapida yang tergabung dalam bhakti kepada Negeri Merah Putih, bertempat dilapangan Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Senin (21/5/2018).

Upacara bendera yang berjalan dengan hikmat meski puasa ditengah terik matahari pagi itu, dipimpin langsung Kalapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Muhammad Lukman AMd Ip SH MSi, diikuti oleh Pejabat Struktural, Petugas Lapas, CPNS dan perwakilan narapidana yang tergabung dalam Pramuka, Tamping, Santri Napi, Wanita dan perwakilan kamar.

Kalapas Kelas IIB Pasirpengaraian Muhammad Lukman AMd Ip SH MSi kepada wartawan, Senin (21/5) menyebutkan, upacara Harkitnas dirangkai dengan pengukuhan Bhakti Kepada Negeri Merah Putih narapidana ini, tidak lain untuk mempersiapkan narapidana yang benar-benar siap sekembalinya mereka ditengah-tengah masyarakat nantinya.

Selain mereka dapat berperan aktif dalam pembangunan, dapat hidup wajar sebagai warga yang baik dan bertanggung jawab. ‘’Kegiatan yang akan kita dilaksanakan nantinya setelah pengukuhan ini, lebih fokus kepada aktifitas aktifitas sosial kemasyarakatan, misalnya ikut serta dan berperan aktif bergotong royong ditengah masyarakat  dalam kegiatan memperbaiki fasilitas umum (rumah ibadah, taman terbuka) dan lain sebagainya,’’ ujarnya.

Lukman mengatakan, dikukuhkannya Narapidana Bhakti Negeri Merah Putih ini, menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan kepada Warga Binaan, agar mampu menumbuhkan jiwa nasionalisme dalam dirinya Masing-Masing.

Dia mengajak para Narapidana untuk menjauhkan dunia digital dari anasir-anasir pemecah belah dan konten negatif, agar anak-anak kita bebas Berkreasi, Bersilahturahmi, Berekspresi.

‘’Pengukuhan Pasukan Bhakti Merah Putih Narapidana bertujuan memeriahkan peringatan Harkitnas, dengan menggelorakan kembali semangat–semangat perubahan menuju perbaikan sebagaimana yang yelah dilakukan Pendahulu,’’ sebutnya.

Selain Pasukan Bhakti Merah Putih Narapida ini, sebagai bentuk pengejawantahan pemulihan kesatuan hubungan hidup, kehidupan dan penghidupan narapidana dengan membentuk Pasukan Merah Putih yang terampil dan bersertifikasi dalam kegiatan pembangunan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan dimasa mendatang.

‘’Adanya hasil karya narapidana yang bermanfaat bagi masyarakat umum, sebagai bentuk ‘Permohonan Maaf’ atas kekhilafan yang dilakukan. Sebagai bentuk implementasi peningkatan peran serta dan kontribusi warga binaan dalam melaksanakan dan mengembangkan program pembinaan, untuk mencapai tujuan pemasyarakatan dan menanamkan nilai kemanusiaan dan rasa cinta terhadap sesama,’’ jelasnya.

Lukman berharap, dapat memupuk rasa sikap gotong royong dan rasa kebersamaan antara 3 elemen penunjang pelaksanaan pemasyarakatan yakni para narapidana, masyarakat dan petugas Pemasyarakatan.

Artikel Terkait