Ketua KPPS Di Rohul Dirawat Intensif di RS Awal Bross

Ketua KPPS Di Rohul Dirawat Intensif di RS Awal Bross

MEDIA CENTER ROHUL - Seorang Petugas Penyelenggara Pemilu Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau di Kelurahan Ujung Batu, hingga kini tak sadarkan diri dan masih di rawat Intensif di Ruang ICU Rumah Sakit Awal Bros Ujung Batu.

Komisioner KPU Rohul Devisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Cepi Abdul Husein, mengatakan salah seorang Ketua KPPS yang bernama Rojimun Sinurait dilarikan ke rumah sakit sekitar tanggal 30 April 2019 dan tak sadarkan diri hingga hari ini. Kamis (2/5/2019).

"Kita kembali mendapat kabar duka hari ini, dimana ada satu Orang KPPS kita yang tak sadarkan diri dan masih dirawat intensif di Rumah Sakit Awal Bros Ujung Batu, mari kita doakan, semoga beliau diberikan kesembuhan" kata Komisioner KPU Rohul Cepi Abdul Husein.

Cepi melanjutkan, Berdasarkan  Laporan  dari PPK Ujung Batu, Sebelum mengalami Koma, Rojimun Sinurait mengeluhkan pusing dan tidak enak badan,  pasca menyelenggarakan Pemilu pada tanggal 17 April hingga 18 April 2019.

"karena alasan ekonomi, Rojimun enggan berobat ke rumah Sakit,  namun setelah sakit nya dirasa semakin parah, barulah beliau di bawa ke RS awal bross ujung batu dan sekargang dalam keadaan tidak sadarkan diri" Jelasnya.

Ditambahkannya, KPU Rohul sudah melaporkan tambahan Petugas pemilu yang mengalami sakit ke KPU Riau Dan KPU RI untuk di usulkan Mendapatkan Santunan dari Negara.

"Kita sudah usulkan petugas kita yang sakit dan meninggal dunia agar mendapatkan santunan sebagai apresiasi atas jasa mereka mensukseskan Pemilu 2019. Ada 12 orang yang kita usulkan, 11 Sakit dan 1 meninggal dunia." Terangnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Musri, telah meminta data dari KPU Rohul terkait adanya petugas pemilu yang sakit dan meninggal dunia.  Data korban penyelenggaraan pemilu yang sakit dan meninggal dunia tersebut akan diusulkan ke Kesbangpol Provinsi untuk mendapatkan santunan dari Pemprov Riau.

"Insyaallah dalam waktu dekat ini, santunan dari Provinsi Riau itu akan diserahkan kepada korban dan Ahli waris. Dari komunikasi terakir dengan Kesbangpol Provinsi, besarannya antara 15 sampai 30 juta untuk petugas pemilu meninggal dunia sementara yang sakit masih di formulasikan" Jelas Musri. MC/Diskominforohul)

Artikel Terkait