Menteri BUMN, Rini Soemarno Kunker Ke Rokan Hulu

Menteri BUMN, Rini Soemarno Kunker Ke Rokan Hulu

MEDIA CENTER ROHUL – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, Kamis (11/4/2018).

Dalam kunjungan kerjanya Rini Soemarno meresmikan peremajaan tanaman kelapa sawit plasma seluas 32.996 hektare melalui program "BUMN Untuk Sawit Rakyat" di lima Kabupaten di Provinsi Riau, sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan masyarakat.

Rini Soemarno dalam sambutannya, peremajaan 725 hektare sawit di Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Rokan Hulu ini merupakan langkah awal pemerintah mendorong program tersebut lebih luas di Provinsi Riau.

"Bapak Presiden sudah melihat banyak sekali plasma-plasma sudah memasuki satu siklus. Berarti produktivitasnya sangat menurun, jadi melalui Peremajaan Sawit Rakyat ini, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Rini.

"Hari ini program perdana penanaman sawit bersama-sama dengan KUD Makarti Jaya ini adalah program yang kita harapkan nantinya ini betul-betul bisa memperbaiki kehidupan dan kemakmuran dari para petani sawit plasma," katanya

Rini melanjutkan peremajaan sawit di Riau diawali di lahan seluas 4.996 hektare. Selanjutnya, pada 2020 hingga 2025 mendatang, ditargetkan 28.000 hektare lahan sawit masyarakat lainnya yang diremajakan di lima kabupaten, yakni Kabupaten Siak, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, Rokan Hilir dan Kampar.

Rini menjelaskan dalam pelaksanaan program tersebut, Pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) memberikan hibah sebesar Rp 25 juta kepada setiap petani pada lahan dua hektare. Namun, dia mengakui angka tersebut tidak cukup untuk melakukan peremajaan sawit.

"Pendanaan Rp25 juta memang tidak cukup, peremajaan itu perlu sedikitnya Rp 58 juta. Jadi itu Rp25 juta diberikan tidak harus dikembalikan. Kemudian kita kombinasikan dengan kredit usaha rakyat Rp33 juta. Bunga 7 persen dari bank BUMN," jelas Rini.

Sementara itu, Bupati Rokan Hulu H. Sukiman berharap program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang merupakan bantuan dari Pemerintah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Dengan harapan, dapat meningkatkan produksi kelapa sawit rakyat dan meningkatkan kesejahteraan petani.

"Dengan penanaman kembali (replenting) ini saya harapkan dapat meningkatkan produksi sawit dan kesejahteraan masyarakat meningkat," Kata Sukiman.

Artikel Terkait