Sambut Ramadhan, Pemkab Rohul Gelar Tradisi “Potang Bolimau” di Sungai Batang Lubuh

Sambut Ramadhan,  Pemkab Rohul Gelar Tradisi “Potang Bolimau” di Sungai Batang Lubuh

MEDIA CENTER ROHUL:  Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1439 Hijriyah tahun 2018, Pemerintah Kab‎upaten Rokan Hulu (Rohul) gelar tradisi “Potang Bolimau” yang akan dipusatkan di Sungai Batang Lubuh, Kelurahan Pasir Pangaraian pada Rabu (16/5/2018) sore.

Hal Itu berdasarkan hasil Rapat Persiapan Potang Bolimau, yang digelar di aula lantai III Kantor Bupati Rohul, dipimpin Bupati Rohul H. Sukiman diwakili Pejabat Sekretaris‎ Daerah (Sekda) Kabupaten Rohul H. Abdul Haris Lubis S.Sos, M.Si, Senin (14/5/2018).

Usai rapat yang juga dihadiri para Staf Ahli, Asisten, dan sejumlah pimpinan Organisasi‎ Perangkat Daerah (OPD) atau Satker terkait, Pj Sekda Rohul Abdul Haris Lubis menyatakan, bahwa tradisi Potang Bolimau tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Kata Sekda Rohul, juga ada beberapa kegiatan dan budaya yang akan ikut meramaikan‎ Potang Bolimau, nantinya dipusatkan di belakang Masjid Raya Pasir Pangaraian atau belakang Kantor PMI Rohul, seperti Dzikir Berudah, Rebana, dan lainnya.

Kemudian, kegiatan potang Bolimau tahun‎ ini juga diramaikan panjat pohon pinang, bunyikan sekitar 30 meriam bambu atau dobong-dobong, juga lomba menangkap 150 ekor itik yang akan dilepaskan panitia ke aliran Sungai Batang Lubuh setelah prosesi ptang bolimau.

“Di Potang Bolimau kita ingin membangun kebersamaan dengan masyarakat (Rohul)," sebut  Abdul Haris.

Abdul Haris yang juga merangkap sebagai Staf Ahli mengungkapkan, sebelum tradisi Potang Bolimau dimulai dengan Shalat Ashar di Masjid Jami' Desa Babussalam. Lalu, dari Masjid Jami', para pemuka adat, termasuk Bupati Rohul H. Sukiman bersama para pejabat di lingkungan Pemkab Rohul akan diarak‎dengan iringan kesenian Rebana dan Dzikir Berudah sampai ke Masjid Raya Pasir Pangaraian.

Sesampainya di Masjid Raya Pasir Pangaraian, Bupati Rohul dan pemuka adat akan disambut dengan kesenian pencak silat, dan dilanjutkan prosesi Potang Bolimau.

Kata mantan Kepala Dinas PMPD Rohul lagi, untuk keamanan masyarakat, apalagi lokasi acara dekat aliran Sungai Batang Lubuh, maka Pemkab Rohul akan menerjunkan personel Satpol PP Rohul sebagai pengamanan di lokasi, sehingga tidak ada masyarakat yang mandi di aliran sungai yang dalam.

"Di sungai juga ada dari BPBD, untuk persiapan pengamanan dengan menurunkan perahu karet dan sebagainya. Keamanan juga‎ dibantu oleh pemuda yang ada di Pasirpangaraian dan sekitarnya," kata Abdul Haris.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rohul Drs. Yusmar M.Si menyatakan, bahwa tradisi Potang Bolimau merupakan tradisi turun-temurun yang biasa dilakukan masyarakat Rohul, sehari sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Yusmar mengangku, Potang Bolimau pada intinya adalah ajang silaturahmi dalam menyambut bulan Ramadhan. Selain silaturahmi, masyarakat membersihkan diri dan mandi aliran Sungai Batang Lubuh yang penuh sejarah.

Artikel Terkait