Sekda Ingatkan Masyarakat Urus IMB Sebelum Membangun

 Sekda Ingatkan Masyarakat Urus IMB Sebelum Membangun

MEDIA CENTER ROHUL - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, ingatkan masyarakat agar mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebelum membangun.

Hmbauan itu dikatakan Sekda Rohul, Abdul Haris, saat membuka Sosialisasi Peran Serta Masyarakat Dalam Pengendalian Pemanfaatan Ruang di lingkungan Pemkab Rohul 2018, diprakarsai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rohul, di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center, Selasa (18/12/2018).

Sosialisasi dihadiri Kepala Dinas PUPR Rohul Anton ST, MM,‎ diikuti Camat, Kepala Desa (Kades)/ Lurah, serta para anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dari seluruh desa yang ada di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk.

Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, , saat ini mengurus IMB kian mudah, karena bisa dilakukan dengan sistem online. Dengan mengurus IMB, diakuinya masyarakat juga akan tahu apakah lokasi yang dibangun layak atau tidak untuk bangunan.

“Berharap, dengan mengurus IMB, masyarakat yang menempati gedung merasa nyaman, aman dan bangunan yang dibangun juga terstandar. Ada sertifikat kelayakan bangunannya," papar Sekda, mewakili Bupati Rohul H. Sukiman, Selasa.

Selain nyaman, aman, dan sesuai standar,‎ dalam membangun rumah juga sangat perlu diperhatikan tingkat kesehatan lingkungannya. Diakuinya, saat ini tidak sedikit bangunan yang tiba-tiba berdiri di daerah atau di ruang-ruang yang tidak seharusnya.

Kemudian, melihat aturan Undang-Undang Tata Ruang dan Perarutan Daerah Nomor 14 tentang Bangunan Gedung, ungkap Sekda Rohul, untuk bangunan yang tidak mengantongi IMB bisa dikenakan sanksi berupa teguran. Namun, bila teguran tidak diindahkan, apalagi bangunan sangat mengganggu dan tidak layak, sambung Sekda Rohul, pemerintah bisa saja membongkarnya.

Kepala Dinas PUPR Rohul Anton, melalui Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Rohul Selamat mengatakan bahwa sasaran dari sosialisasi digelar dinasnya adalah masyarakat atau stakeholder, khususnya Kades/ Lurah, Camat dan BPD‎.

Dimana tujuan sosialisasi sendiri adalah untuk memberikan pemahaman tentang pengendalian pemanfaatan ruang kepada aparat desa dan Camat, apalagi Kades dan Lurah merupakan ujung tombak pembangunan dilakukan pemerintah daerah.

Selamat mengakui, bahwa masih banyak bangunan di Kabupaten Rohul yang belum mengantongi IMB. Dengan sosialisasi tersebut, diharapkan aparat desa mampu mengajak masyarakat untuk mengurus IMB sebelum membangun bangunan.

"‎Karena IMB itu dasarnya bukan melulu mencari PAD (Pendapatan Asli Daerah). Intinya bagaimana aturan perencanaan ruang itu berjalan," ujar Selamat.

Selamat melanjutkan, ada beberapa keuntungan bagi masyarakat dengan mengurus IMB. Selain arah pembangunan lebih jelas‎ ke depan, bangunan juga tertata baik dan tidak mengganggu akses jalan umum.

Terkait penertiban bangunan yang belum mengantongi IMB, Selamat mengaku sementara ini Dinas PUPR Rohul masih melakukan pendekatan persuasif, seperti menyangkut sarang walet milik masyarakat. Dengan  adanya pelebaran jalan yang menyebabkan sepadan jalan dengan bangunan masyarakat semakin dekat, sehingga dinas baru sebatas melakukan pendekatan secara persuasif.

#mediacenterrohul #diskominforohul

Artikel Terkait