Corona, Kunjungan ke Masjid Agung Islamic Center Rohul Tetap Tinggi, Pengurus Tetap Waspada

MEDIA CENTER ROHUL - Di tengah mewabahnya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), sejumlah Kabupaten/Kota di Provinsi Riau telah mengeluarkan Instruksi, salah satunya meminta warganya untuk tidak mengunjungi tempat keramaian, dengan tujuan untuk menjaga kewaspadaan dan pencegahan penularan Corona Virus Disease 2019.

Namun, hal itu berbeda dengan Deswita Sulaiman, Warga Kuala Lumpur Malaysia ini mengaku merebaknya Virus Corona yang berasal dari Wuhan itu tidak menjadi penghalang bagi dirinya untuk mengunjungi Destinasi Wisata Religi Mesjid Agung Islamic Center Rohul yang merupakan Mesjid Paripurna terbaik tingkat Nasional tersebut.

Meski jauh-jauh datang dari Negeri Jiran Malaysia, Deswita mengaku bisa mengobati rasa penasarannya ketika berkunjung ke Islamic Center Rohul, Ia mengaku berdecak kagum melihat keindahan dan kemegahan Masjid Agung Islamic Center Rohul, yang ditambah dengan arsitektur yang mumpuni dan didukung dengan Menara 99 Meter.

“Sebenarnya kita tahu semua orang pasti takut dengan Virus Corona, tapi yang pasti kita selalu tetap waspada, untuk mencegah penularan Virus Corona itu kita selalu menghindari bersalaman dengan orang, Pakai masker dan kita tetap tawakkal kepada Allah SWT,” kata Deswita dengan dialek khas Melayu Malaysia

Hal senada juga disampaikan Hendra, Warga Kepenuhan Hulu ini menyambutkan baik Surat Edaran Bupati Rohul H. Sukiman dan Gubernur Riau tentang kesiapsiagaan dalam upaya pencegahan penyebaran infeksi Covid-19.

Meski ada instruksi untuk menghindari keramaian, Ia mengaku tetap mengujungi Islamic Center Rohul bersama keluarganya, tetapi tetap selalu mencegah penularan Virus Corona dengan melaksanakan anjuran dari Pemerintah dan membiasakan berprilaku hidup sehat.

“Sebenarnya kami sambut baik surat edaran dari Bupati Rohul, sangat sekali baik, tips yang dapat kami sampaikan disini untuk mencegah Virus Corona tergantung pada diri kita masing-masing, artinya kita selalu laksanakan anjuran dari Pemerintah, menjaga berinteraksi dengan orang dan membiasakan pola hidup yang sehat,” katanya

Sementara itu, Petugas bagian Menara 99 Islamic Centre Riyan Rahmat mengatakan untuk mencegah penularan Covid-19, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, Petugas Menara 99 Islamic Center Rohul diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan pakai anti septic setelah memegang semua peralatan di Menara 99 Islamic Center.

“Untuk menjaga penularan Virus Corona, kami petugas Menara 99 Islamic Center Rohul harus memakai masker dan anti septic untuk tangan, setelah memegang semua kita cuci tangan dengan bersih,” kata Riyan.

Untuk memastikan Pengunjung terbebas dari Covid-19, Riyan mengaku Petugas Menara 99 Islamic Center Rohul memeriksa setiap pengunjung dengan mendeteksi tubuh dengan alat Thermo Scanner (Pendeteksi suhu badan).

“Apabila ada pengunjung terdindikasi gejala seperti Flu dan demam tinggi, kami anjurkan ke pihak informasi, nanti disitu akan dites suhu badannya dengan pihak kesehatan Klinik Islamic Center dengan Thermo Scanner,” kata Riyan

Untuk diketahui, Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Rohul H. Sukiman yang sudah diterbitkan Untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Non PNS, dalam rangka kewaspadaan dan pencegahan penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) untuk menindaklanjuti Perintah Presiden RI dan Gubernur Riau.

Surat Edaran dengan Nomor 441/ DINKES/20.05/2020 itu dikeluarkan Senin (16/3/2020) di Pasir Pangaraian ditandatangani Bupati Rohul H. Sukiman. Dalam SE itu, Bupati Rohul menginstruksikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Non PNS di lingkungan kerja masing-masing untuk menunda dan membatasi kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang.

Juga mengintruksikan agar mengurangi aktifitas di tempat umum atau keramaian dan tidak melaksanakan perjalanan ke Luar Negeri. Menghimbau seluruh elemen Pemerintahan untuk menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih di lingkungan kerja masing- masing.

Menyediakan akses sarana cuci tangan berupa air mengalir dan sabun atau handsanitizer, di area kerja seperti pintu masuk, ruang rapat, toilet, dan lain-lain.

Bupati Sukiman juga berpesan, agar menyediakan alat pendeteksi suhu badan (thermo scanner) di masing-masing tempat kerja yang digunakan untuk pelayanan masyarakat dan pegawai. Dan juga turut menyediakan tisu sekaligus masker bagi pegawai dan tamu atau pengunjung yang memiliki gejala batuk atau pilek, demam.

Selain itu Bupati Sukiman juga berpesan, agar senantiasa membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat seperti cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hand-sanitizer, Batasi menyentuh wajah (hidung, mulut, dan mata) sebelum mencuci tangan.

Etika batuk (tutup hidung dan mulut dengan tisu atas lengan atas bagian dalam), gunakan masker jika batuk/flu, Batasi berjabat tangan, meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi gizi seimbang, minum air yang cukup dan aktifitas fisik minimal 30 menit/hari dan menjaga jarak dengan rekan kerja yang sedang demam atau batuk atau bersin. (MCRohul)


Post Terkait

Comments