Presiden Prabowo Deklarasikan Perang Lawan Sampah, Bupati Anton dan Forkopimda Rohul Siap Laksanakan Arahan

BOGOR |mediacenterrohul.com– Isu lingkungan menjadi perhatian serius Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam Taklimat Presiden pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Senin (2/2), Presiden secara tegas menyatakan "perang terhadap sampah".

Prabowo mengaku prihatin dan malu saat mendengar keluhan tokoh dunia mengenai kotornya destinasi wisata unggulan Indonesia seperti Bali.

"Indonesia ini indah, tapi turis tidak mau datang hanya untuk melihat kekumuhan. Kita harus malu. Saya instruksikan seluruh menteri, gubernur, bupati, hingga pimpinan BUMN untuk memimpin langsung gerakan bebersih lingkungan. Jika perlu, menteri yang pimpin langsung korve setengah jam sebelum masuk kantor," tegas Presiden Prabowo.

Presiden bahkan memberikan peringatan keras. Jika kepala daerah tidak sanggup menggerakkan massa, beliau akan memerintahkan personel TNI dan Polri di daerah untuk turun tangan secara rutin melakukan kerja bakti atau korve.

Menanggapi instruksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menunjukkan kesiapan penuh. Kehadiran tokoh-tokoh kunci Rohul dalam Rakornas tersebut menjadi bukti soliditas daerah dalam menyambut arahan pusat.

Hadir langsung dalam agenda tersebut Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM, didampingi Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, SH, MM, Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, serta unsur pimpinan vertikal yakni Kapolres Rohul dan Kajari Rohul.

Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menyatakan bahwa pihaknya segera menyusun langkah taktis untuk menggerakkan seluruh elemen masyarakat di "Negeri Seribu Suluk".

"Arahan Bapak Presiden sangat jelas dan merupakan harga diri bangsa. Di Rokan Hulu, kita akan segera menggalakkan kembali budaya 'Korve' atau kerja bakti massal. Saya akan instruksikan seluruh OPD, camat, hingga kepala desa untuk memimpin langsung gerakan bersih lingkungan ini," ujar Bupati Anton.

Bupati Anton juga akan menindaklanjuti pesan Presiden terkait pelibatan anak sekolah. Menurutnya, menanamkan rasa cinta kebersihan pada siswa SD, SMP, dan SMA adalah investasi jangka panjang untuk lingkungan Rohul yang asri. Dukungan serupa datang dari legislatif dan aparat penegak hukum.

Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini menyatakan dukungan penuh dari sisi pengawasan dan kebijakan agar program kebersihan ini memiliki payung yang kuat. Sementara itu, kehadiran Kapolres dan Kajari Rohul mempertegas bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum akan menjadi motor penggerak utama dalam menjaga ketertiban lingkungan.

"Bersama Bapak Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, dan Kajari, kami berkomitmen bahwa Rokan Hulu tidak boleh kumuh. Kami akan pastikan perkantoran, fasilitas umum, hingga area pasar di Rohul bersih dari sampah plastik. Ini bukan hanya soal estetika, tapi soal martabat dan kesehatan masyarakat kita," pungkas Anton.

Poin Utama Gerakan "Perang Sampah" di Rokan Hulu:

Gerakan Korve Rutin: Kerja bakti massal yang dipimpin langsung oleh pejabat struktural.

Edukasi Sekolah: Pelibatan aktif siswa sekolah dalam menjaga kebersihan "halaman" mereka.

Sinergi Forkopimda: TNI, Polri, dan Kejaksaan bersatu padu menggerakkan sumber daya untuk kebersihan lingkungan.

Kebersihan Perkantoran: Kewajiban membersihkan lingkungan kantor sebelum jam operasional dimulai. (Kominfo/JK)


Privacy : Untuk Mengutip Segala Artikel Yang ada Website Resmi Media Center Rokan Hulu Diharapkan Untuk Mencantumkan Link Sumber. Terimakasih

Post Terkait

Comments