Asisten II Rohul Buka Sosialisasi Penguatan Lembaga Forum Anak Rohul

MEDIA CENTER ROHUL - Asisten II Setda Rokan Hulu (Rohul) Ir H.M. Ruslan M.Si membuka acara Sosialisasi Penguatan Lembaga Forum Anak Rokan Hulu, yang digelar di Hotel Gelora Bhakti Pasir Pengaraian, Senin (23/9/2019).

Kegiatan yang ditaja oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) Rohul mengangkat tema "Melalui Forum Anak Kita Tingkatkan Peran Anak Rokan Hulu Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah".

Asisten II Setda Rokan Hulu (Rohul) H. Ir M. Ruslan M.Si kepada wartawan, Senin (23/9/2019) mengatakan, sosialisasi penguatan lembaga Forum anak Rohul ini bertujuan untuk dapat menyamakan kesetaraan anak Rohul dengan kabupaten/kota di Riau.

"Harapan kita hak anak-anak kita ini harus sama dengan anak-anak di Kabupaten/Kota lain, hak dan kewajiban selaku anak harus kita penuhi, kita harapkan kekerasan pada anak di Rohul tidak ada lagi," harapnya

Ruslan mengaku dari 12 Kabupaten/Kota di Riau, Rohul termasuk 3 (tiga) daerah yang belum memiliki Kota Layak Anak (KLA). Untuk mewujudkan KLA ini ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi agar Rohul bisa menjadi KLA.

"Contohnya kita harus memiliki ruang terbuka hijau tempat bermain anak yang aman, meskipun kita memiliki ruang terbuka hijau, tapi belum diresmikan, ini yang menjadi perhatian Pemkab kedepannya, agara KLA ini bisa terwujud dearah kita ini," kata Ruslan

Ruslan berharap peran serta seluruh OPD dan Stakeholder terkait harus ikut membantu untuk memenuhi persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi menuju KLA.

Sementara itu, Sekretaris Dinsos P3A Rohul April Liyadi SE M.Si mengatakan, Sosialisasi Penguatan Lembaga Forum Anak Rokan Hulu ini digelar selama 3 hari. Ia berharap melalui sosialisasi menjadi anak Rohul yang berkulitas dan berakhlak mulia sehingga menjadi modal pembangunan daerah dimasa mendatang.

Terkait Kota Layak Anaka, April mengaku dari 12 Kabupaten/Kota di Riau, 3 (tiga) Kabupaten/Kota yang belum memiliki KLA, yaitu termasuk Rohul, Rohil dan Kuansing. Ia menagku masih banyak faktor-faktor yang belum bisa mewujudkan Rohul sebagai KLA.

“Untuk itu kita berharap dukungan seluruh OPD dan Stakeholder, Penilaian untuk KLA itu contohnya kita harus punya trotoar khusus anak sekolah, kalau kita lihat di jalan itu ada yang dicat warna merah,” jelas April

April melanjutkan,  indikator lain yang perlu dipersiapkan untuk mewujudkan KLA diantaranya, tersedianya data anak terpilah menurut jenis kelamin, umur dan kecamatan, keterlibatan lembaga masyarakat dalam pemenuhan hak anak, keterlibatan dunia usaha dalam pemenuhan hak anak, presentase anak yang teregistrasi dan mendapatkan Kutipan Akte Kelahiran dan lainnya

Turut hadir dalam acara tersebut, Camat Kunto Darussalam Ruslan S.Sos, Camat Tambusai Muammar Ghadafi, Camat Pendalian IV Koto Afkar S.Sos, Para Narasumber dan Peserta dari Forum anak Rohul. (MCRohul/Hen)


Post Terkait

Comments